KELUARGA KUNCI  UTAMA KESUKSESAN ANAK

 

Keluarga merupakan tempat atau lingkungan pertama dan utama yang memberikan bekal ilmu pengetahuan, penataan perilaku, pembentukan karakter, dan penanaman nilai-nilai agama kepada anak. Orang tua akan selalu berusaha memberikan suatu kenyamanan, keharmonisan, dan ketenangan didalam rumah agar kerukunan dan kebahagiaan bisa dirasakan oleh anak-anaknya. Tidak ada orang tua yang menginginkan hal-hal buruk terjadi kepada anak mereka malahan sebaliknya semua orangtua menginginkan hal yang baik terjadi kepada anak-anaknya. untuk itu jika menginginkan anak berperilaku baik tentu orang tua harus mempelihatkan sikap yang baik pula karena anak merupakan peniru yang handal yang dapat merekam sikap orang tuanya di dalam kehidupan sehari-hari kemudian menirukannya.

Sering sekali kita mendengar istilah kesuksesan seorang anak dilatar belakangi oleh orang tua yang hebat dalam mendidik anaknya dan istilah itu memanglah benar adanya. Kesuksesan seorang anak berasal dari didikan keluarga yang baik, orang tua tentunya menjadi pemeran utama dan yang sangat penting dalam keberhasilan seorang anak, karena orang tua kunci utama anak mampu melakukan hal-hal positif. Jika orang tua memperlihatkan sikap yang mulia dan baik tidak menutup kemungkinan anak juga akan bersikap seperti itu, karena orang tua merupakan cermin bagi anak-anaknya dan begitupun sebaliknya jika orang tua memperlihatkan hal-hal negatif maka juga tidak menutup kemungkinan anak akan melakukan hal tersebut.

Namun tidak selamanya keharmonisan dalam keluarga terjadi, banyak sekali problema yang terjadi dalam lingkungan keluarga tentunya hal tersebut menjadi faktor penghambat kesuksesan seorang anak seperti pertama keluarga Broken Home.          Kedua Pertengkaran orang tua yang terus-terusan terjadi di hadapan anak sehingga mengganggu psikologi anak. Ketiga orang tua yang selalu memaksakan kehendaknya kepada anak, sehingga anak menjalani sesuatu karena kehendak orang tua bukan karena keinginannya. Keempat tidak adanya sikap saling terbuka antara anak dan orang tua, anak cenderung menyimpan permasalahannya sendiri dibandingkan harus bercerita kepada orang tuanya, dan masih banyak lagi masalah-masalah dalam keluarga.

Dari permasalahan-permasalahan yang ditemui orang tua seharusnya mampu memperbaiki dan menjadikannya sebagai pelajaran agar tidak terjadi kepada keluarganya meskipun tidak menutup kemungkinan masalah itu akan muncul dikeluarganya. Banyak sekali hal yang dapat dilakukan oleh orang tua dalam mendorong kesuksesan anaknya seperti pertama, orang tua tidak memaksakan kehendak kepada anak, tetapi lebih mendukung kemauan dan keinginan anaknya dengan memberikan kepercayaan kepada anak bahwa pilihan mereka sendiri adalah yang terbaik untuk kehidupannya di masa yang akan datang, jangan sampai anak menjalankan keinginan orangtuanya yang hal tersebut tidak mampu dilakukan oleh anak malah bukan kesuksesan yang didapatkan melainkan kegagalan, stress, dan hal-hal buruk lainnya.

Kedua, dukunglah setiap cita-cita yang diinginkan seorang anak dengan memberikan fasilitas, mengikut sertakan mereka les, kursus, pelatihan-pelatihan dan hal lainnya yang berhubungan dengan keinginan tersebut. Anak akan lebih semangat menggapai sesuatu hal jika keinginan tersebut didukung langsung oleh keluarganya, bahkan mereka tidak akan bermalas-malasan malahan berjanji kepada diri mereka sendiri untuk membuktikan kepada orang tuanya bahwa ia mampu menggapai cita-cita tersebut dan takut mengecewakan orang tuanya yang sudah percaya kepada dirinya.

Ketiga, jadilah tempat curhatan terbaik untuk anak, terkadang akan banyak sekali masalah yang ditemui oleh anak dilingkungan luar rumah seperti permasalahannya di sekolah, permasalahan dengan teman sebayanya. Jika telah melihat ciri-ciri anak berbeda dari biasanya maka orang tua berperan penting dalam memberikan kasih sayang dan perhatian kepada anak dengan menjadi teman curhatnya sehingga permasalahan yang dihadapi anak bisa berkurang malahan ada jalan keluarnya, jangan sampai anak menyimpan permasalahan itu sendiri yang nantinya akan berakibat fatal seperti strees dan menjadi lebih pendiam.

Kemudian keempat, disaat anak mengalami suatu kegagalan (dalam kondisi terpuruk) terutama dalam usaha dan pendidikannya orang tualah yang akan selalu ada untuk anaknya, yang akan menyemangati dengan pemberian kata-kata motivasi untuk tidak mudah berputus asa, tetapi keterpurukan itu haruslah dijadikan sebagai suatu jalan untuk menuju kemenangan. Karena orang yang sukses berasal dari orang yang gigih dan mampu melewati jalan yang berliku tajam demi mencapai tujuan yang indah.

Kelima, orang tua harus selalu mengingatkan anaknya untuk mengingat sang pencipta yaitu Allah SWT, karena sesuatu hal yang dikerjakan dengan usaha tetapi tidak diiringi oleh doa mustahil akan terkabul. Karena usaha dan doa saling beriringan agar diridhoi oleh Allah SWT. Bahkan sesuatu hal yang dikerjakan haruslah diiringi dengan doa, agar pekerjaan tersebut dimudahkan oleh Allah SWT dan dilindungi dimanapun kita berada.

Keenam, diera globalisasi yang semakin canggih dan juga modern ini banyak sekali kaum muda-mudi bahkan orang dewasa yang setiap kegiatannya selalu menggunakan teknologi seperti handphone dan komputer. Bahkan banyak yang menyalah gunakan teknologi ini seperti anak yang asik bermain game sehingga menomor duakan pendidikannya bahkan ada yang sampai lupa makan dan melihat hal-hal yang tidak patut untuk dilihat. Disinilah peran orang tua sangat diutamakan  dimana orang tua memberikan jadwal kepada anak yaitu ada saatnya bermain handpohe dan ada saatnya untuk belajar, kemudian orang tua memperhatikan setiap gerak gerik anak yang berbeda dari biasanya bisa dengan mencek hp anak hal ini dilakukan orang tua juga demi kebaikan anaknya, dan mengikut sertakan anak dalam les Komputer dengan tujuan agar anak dapat memanfaatkan teknologi dengan baik yang berguna untuk masa depannya.

Kesuksesan anak berasal dari keluarga yang hebat karena sesungguhnya orang tua sangat berjasa dalam memperjuangkan anaknya agar menjadi orang yang sukses baik dalam segi material, kasih sayang, perhatian, pendanaan, dan bentuk dukungan. Terkadang kita tidak menyadari betapa besar harapan orang tua untuk melihat anaknya sukses agar tidak menjadi seperti dirinya, tetapi kita sering bermalas-malasan malahan tidak memanfaatkan kepercayaan orang tua dengan baik.

 

 

 

 

Terima Kasih

Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer